Apa itu cinta? Seperti apa rasanya jatuh cinta? Atau malah yang kita rasakan ini sebenarnya hanya perasaan suka saja? Ladies, kita pasti pernah berada dalam posisi atau kondisi di mana kita bingung mengartikan perasaan yang kita rasakan. Memang tak bisa dipungkiri bahwa rasa cinta dan rasa suka itu bedanya sangat tipis.
“Have you ever met someone and felt like you’ve known them forever?”― Michelle Madow, Remembrance
Komitmen, kata inilah yang membedakan antara rasa cinta dan rasa suka semata. Saat benar-benar jatuh cinta pada seseorang, kita akan berkomitmen untuk selalu berada di samping orang tersebut hingga di masa-masa tersulit sekalipun. Ada emosi yang membuat kita terikat padanya dan masa-masa sulit tidak akan mengurangi rasa cinta Anda pada orang tersebut.
“Lovers don't finally meet somewhere. They're in each other all along.”― Rumi
1. Bangun Rasa Percaya
Kenapa harus membangun rasa percaya? Karena kita pastinya tak ingin menghabiskan sisa hidup kita dengan orang yang tak pernah mempercayai kita dan yang tak bisa kita percayai. Komitmen itu muncul saat sudah tumbuh rasa percaya. Dan rasa percaya itu sendiri bisa semakin kuat saat komitmen yang sudah dibuat itu selalu dijaga.
2. Kenali Latar Belakangnya
Ketahui latar belakangnya, seluk beluk dirinya. Selalu cari waktu untuk bisa saling mengenal satu sama lain. Saat kita sudah mengetahui pasangan kita hingga rahasia-rahasia kecilnya sekalipun, kita akan lebih mudah untuk melewati semua masa suka dan duka bersama-sama.
3. Ciptakan Ikatan Persahabatan yang Kuat
Seorang kekasih sejati adalah sosok sahabat yang baik. Untuk memastikan apakah yang kita rasakan ini adalah rasa cinta atau sekadar rasa suka, cobalah untuk menjadikannya sebagai sahabat terlebih dahulu.
Definisi tentang cinta itu bisa sangat beragam. Memastikan apakah ini rasa cinta atau suka juga butuh waktu sendiri. Bagaimana menurut Anda, Ladies? Apakah Anda punya opini atau pendapat sendiri tentang membedakan antara perasaan cinta dan perasaan suka?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar